desain brosur

Desain Brosur yang efektif

Desain Brosur,

agar efektif sehingga pesan yang ingin disampaikan bisa di terima calon pelanggan, sebenarnya tidak sesulit seperti yang kadang kita bayangkan. Memang, salah satu metode promosi yang paling sering di gunakan oleh para pebisnis/ pengusaha, mulai dari skala kecil hingga besar dan mempunyai alamat kantor atau toko dengan membidik pasar konvensional, masih banyak yang mengandalkan senjata jualannya dengan menggunakan Marketing yang di support dengan pembuatan Brosur atau juga disebut Flyer, Leaflet bahkan Selebaran.

Promosi dengan brosur biasa dilakukan oleh pebisnis yang menyasar calon konsumen secara langsung agar mereka tertarik dengan berbagai macam promosi yang tercantum pada selebaran, juga tergantung pada desain brosur.

Kegiatan Branding salahsatunya adalah juga dengan menyebarkan Brosur. Hal ini jamak dilakukan agar usaha kita lebih di kenal banyak orang. Namun selama ini banyak orang yang menerima brosur lalu meninggalkan, meletakkan atau bahkan membuangnya, apalagi esok harinya kita menemukan brosur kita menjadi bungkus kacang rebus ataupun bungkus nasi angkringan. Bayangkan berapa nilai yang terbuang karena itu, mulai dari nilai ide/konsep, nilai desain, nilai penyebaran, hingga nilai nominal biaya cetaknya.

Baca juga, Agar Brosur bisa efektif dan dibaca calon pelanggan

Ada beberapa tips yang dapat digunakan untuk memaksimalkan efektifitas cetak brosur, yakni :

  • Layout Brosur
    Hal ini sangat penting karena waktu yang digunakan oleh sebagian besar orang untuk membaca sebuah Brosur yang diterima adalah sangat singkat, sehingga pilihan desain brosur dengan warna haruslah yang menarik (eye catching), tampilan tata letak (layout) harus yang rapi, elegan dan mudah terbaca. Penataan yang semrawut akan membuat pembaca Brosur kebingungan dan menjadikan tidak respek. Penempatan nomor telepon dan alamat usaha harus mudah terbaca, dan usahakan tercantum pada kedua sisi brosur.
  • Pemakaian Huruf / Fonts
    Bentuk huruf yang digunakan dalam desain brosur haruslah yang mudah untuk dibaca orang, seperti Arial, Futura, Times New Roman, dsb., sebisa mungkin hindari pemakaian huruf latin yang modifikasi, kecuali hanya untuk Logo. Ukuran tidak terlalu besar dan tidak juga terlalu kecil, setidaknya ukuran 12 point untuk materi yang panjang, gunakan Bold atau Italic untuk penekanan kata yang penting. Pilihan warna untuk huruf juga jangan terlalu berlebihan, gunakan warna yang tidak terlalu mencolok, seperti warna biru tua, kuning tua, hijau, dsb., serta berikan penekanan warna yang solid seperti warna merah tua pada pokok bahasan yang mau di tawarkan. Selalu gunakan warna dan huruf yang mudah terbaca untuk nomor telepon dan alamat usaha.
  • Bahasa Promosi
    Promosi akan efektif jika dapat menggunakan kata-kata dengan tepat, karena kadang kalimat yang kurang tegas, malah akan dapat menimbulkan masalah di kemudian hari, seperti munculnya komplain oleh calon konsumen. Dalam desain brosur, berikan penawaran yang disertai dengan keuntungan (reward) bagi orang yang secepatnya mengambil tindakan setelah membaca Brosur, seperti “Kami berikan gratis untuk semua jenis produk minuman bagi 10 orang pertama setiap hari” atau “Bagi 50 pendaftar pertama akan mendapatkan bonus kaos cantik”, dsb.
  • Target pasar dan Area penyebaran
    Usahakan area penyebaran Brosur bisa tepat pada target pasar Anda. Dalam hal ini, jika area tidak tepat maka jelas tidak akan efektif dan hanya akan membuang waktu, tenaga serta dana karena tidak akan tepat sasaran. Oleh karena itu, pastikan dulu untuk mengenali area target pasar dan baru ambil tindakan. Bisa mengandalkan tenaga marketing yang ada di kantor ataupun menyewa jasa penyebaran brosur. Penyebaran juga bisa dilakukan pada saat acara pameran, seminar, sepeda sehat, pentas musik maupun hanya di area pemukiman atau perumahan. Selain penyebaran langsung, bisa juga dengan cara di sisipkan di surat kabar atau tabloid dengan cara kerjasama agency.

Satu hal lagi yang dapat dilakukan untuk mengetahui efektif tidaknya suatu Brosur yang sudah di buat dan juga setelah dilakukan penyebaran, yakni dengan menambahkan kalimat di dalam desain brosur, seperti “Bawalah dan tunjukkan brosur ini untuk mendapatkan potongan harga hingga 20%” atau “Tunjukkan brosur ini untuk free soft drink”, dll. sesuaikan dengan materi dan bisnis Anda.

Salam …